Rabu, 02 Januari 2013

Hasil Tes Urine Pengemudi BMW Maut Negatif

 
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan hasil tes urine Muhammad Rasyid Amirullah negatif. "Ada lima tes: kokain, amphetamin, methampethamin, kanabis atau ganja, dan morphin. Semuanya negatif," ujar dia kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 2 Januari 2012.

Meski hasil tes urine negatif, Rikwanto menambahkan, ada kemungkinan Rasyid mengkonsumsi alkohol. "Ya, tahun baru masa minum (syrup) ABC atau orson," katanya sambil tertawa.

Hingga kini, polisi menyebutkan kecelakaan terjadi karena Rasyid mengantuk. "Yang bersangkutan mengantuk dan capek karena kegiatan tahun baru, kurang tidur."

Rikwanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap Rasyid, sebelum kejadian, putra bungsu Hatta Rajasa itu habis mengalami malam panjang. Dia baru kembali dari acara menyambut tahun baru. "Baru dari menjemput rekanitanya di rumah di Tebet." Setelah itu, mereka pergi bersama ke kafe di kawasan Kemang hingga pukul 01.00 WIB. "Mereka di Kemang tiga jam."

Lalu, mereka kembali ke Tebet, rumah rekan wanita Rasyid. Di sana, "Mereka mengobrol sampai jam 05.00 WIB." Kemudian, Rasyid pulang ke arah Fatmawati lewat JORR. Ketika itulah kecelakaan terjadi.

Mobil BMW X5 warna hitam yang dikendarai Rasyid bernomor polisi B 272 HR menabrak mobil Daihatsu Luxio hitam berpelat F 1622 CY yang dikemudikan di Frans Sirait, 37 tahun, di kilometer 3.350 Tol Jagorawi pukul 05.45 WIB Selasa, 1 Januari 2013. Akibatnya, dua penumpang Luxio meninggal dunia, yaitu Harun, 57 tahun, dan M. Raihan, 14 bulan. Sedangkan tiga lainnya terluka.

Rasyid diancam Pasal Pasal 283 junto Pasal 287 ayat 5 junto Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang Lalu Lintas Tahun 2009. "Karena kelalaiannya menyebabkan orang lain luka berat atau meninggal dunia. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara," kata Rikwanto.
sumber

0 komentar "Hasil Tes Urine Pengemudi BMW Maut Negatif", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar