Kamis, 03 Januari 2013

Lengserkan Anas, SBY Harus Minta Maaf ke Gus Dur

Jakarta - Ketua Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, disarankan untuk berziarah dan meminta maaf ke makam Abdurrahman Wahid (Gud Dur) terlebih dahulu bila ingin melengserkan Anas Urbaningrum dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat.

"Untuk menjatuhkan Anas dari Ketua Umum, SBY harus meminta maaf kepada Gus Dur, bila perlu datang ke makamnya," ujar aktivis Gerakan Perubahan, Adhie Massardi di Jakarta, Minggu (30/12/2012).

Menurutnya, hal ini dilakukan karena permasalahan yang dihadapi Partai Demokrat saat ini tak jauh berbeda dengan permasalahan yang terjadi di PKB ketika Gus Dur masih aktif di dunia politk.

Adhie mengatakan, posisi tersebut bisa terjadi karena pada saat itu SBY membekingi gerakan Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB) dalam menggusur Gus Dur dari PKB.

Dia menambahkan, hal yang serupa yang saat ini terjadi ketika SBY ingin melengserkan Anas Urbaningrum yang masih kuat sebagai Ketua Umum karena menguasai DPD .

"Jadi kalau sekarang dia dilawan Anas, ya bagian dari kualat sama Gus Dur. Makanya agar nasibnya di partai tidak lebih buruk dari Gus Dur sebaiknya SBY segera ziarah, Siapa tahu dengan demikian akan dibukakan jalan yang lebih baik bagi SBY," tandasnya.

Seperti diketahui saat ini internal dari Partai Demokrat sedang mengalami perpecahan. Beberapa kader terlibat kasus korupsi bahkan sudah menjadi tersangka. Kader Demokrat yang bermasalah tersebut antara lain Muhammad Nazarudin, Angelina Sondakh, Andi Mallarangeng. Bahkan terakhir Ruhut sitompul sudah dipecat dari jabatan pengurus DPP.[jat]

referensi

0 komentar "Lengserkan Anas, SBY Harus Minta Maaf ke Gus Dur", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar