Jumat, 28 Desember 2012

RSAB Harapan Kita Tidak Akan Izinkan Syuting Lagi


syuting sinetron di ruang ICU Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, mendapat protes keras dari salah seorang keluarga pasien. Direktur RSAB Harapan Kita, dr. Achmad Subagio pun berjanji tidak akan memberikan izin syuting lagi.

"Bahwa artinya (syuting) ini membuat ketidak nyamanan, maka Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita sudah buat keputusan tidak akan izinkan syuting-syuting lagi," tegas Achmad Subagio saat jumpa pers di kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2012).

Achmad mengaku, pihak RS memang benar memberikan izin untuk proses syuting di ruang ICU. Namun izin tersebut tidak langsung diputuskan oleh dirinya, melainkan bawahannya.

"Ya diizinkan, tapi tidak langsung, karena tidak pernah saya ketemu langsung dengan sutradaranya. Kejadian ini mungkin karena operasional di bawah saya," katanya.

Namun demikian, Achmad mengaku siap bertanggung jawab. "Tapi ini tetap tanggung jawab saya sebagai pimpinan," katanya.

seperti diketahui, Laporan ini bermula ketika Kurnianto Ahmad Syaiful (47) dan Roasih (36) membawa buah hatinya ke RSAB Harapan Kita akibat kondisinya yang drop. Saat itu Kurnianto mengaku sedikit tidak nyaman karena dalam ruangan ICU dipakai syuting.

Menurut Kurnianto, kegiatan syuting mengganggu jalan keluar masuk ke ICU, lampu sorot dan peralatan syuting menghalangi jalan dari UGD ke ICU sehingga orang yang ingin masuk jadi terganggu.


(jor/ndr)
referensi

0 komentar "RSAB Harapan Kita Tidak Akan Izinkan Syuting Lagi ", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar